Gelisah

Lagi…

Teguran itu datang begitu halus

Begitu lembut

Begitu santun

Tak perlu ada orang tau tentangnya

Tak perlu seorang pun yang tau teguran itu untukku

Untuk seorang manusia yang berharap menjadi suci

Kini aku mengerti betapa kegelisahan adalah nikmat

Betapa ketenangan tak melulu berarti nikmat

Betapa saat ini aku tak menginginkan ketenangan

Ketenangan yang bisa berujung pada laknat

Betapa ku bahagia dengan kegelisahan ini

Kegelisahan yang begitu saja meyergapku tanpa permisi

Kegelisahan yang aku terjemahkan sebagai mikmat

Kegelisahan yang ku artikan sebagai kasih sayang – NYA

Sungguh, betapa DIA menyayangiku…

Tak perlu kau berkata aku ini aneh

Aku sudah biasa

Penilaianmu tentangnya tak akan lagi aku pedulikan

Yogyakarta, 29 Muharram 1431 H

Thursday, January 14, 2010

Bagaimana Pendapat Anda?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s