Sebuah Rasa

Masih tentang sebuah rasa
Rasa yang tak mudah untuk diterka
Ketika gelisah tak berarti musibah
Pun ketika ketenangan berarti kemenangan
Ketika gundah adalah anugerah
Ketika resah adalah hadiah
Ketika sakinah berarti musibah

Rasa apakah ini?
Jika rasa ini adalah sinyal hati, ku harap rasa ini akan terus teramplifikasi hingga mutasi satu basa saja akan sanggup memunculkan rasa ini dengan kuat…
Duhai hati, lakukanlah tugasmu dengan baik…
Jagalah aku dengan sekuat tenagamu…

Jika rasa ini adalah bukti cinta–NYA, ku harap rasa ini akan terus menguat…
Duhai hati, lakukanlah tugasmu dengan baik…
Bantulah aku untuk semakin mencintai–NYA dan membuat–NYA semakin mencintaiku…

Duhai hati…
Aku memang terganggu dengan rasa ini..
Aku memang tersiksa dengan rasa ini…
Tapi jangan kasihani aku…
Jangan kau hilangkan rasa ini…
Jangan biarkan terjadi Silent Mutation dalam diriku…
Sekecil apa pun…
Karna sekecil apa pun mutasi itu kelak akan ku pertanggungjawabkan…

Duhai hati…
Jangan kau hilangkan rasa ini hingga kau pastikan tak ada mutasi dalam diriku meski hanya satu basa…
Jangan kau hilangkan rasa ini hingga kau yakin tak ada satu pun dalam diri ini yang berpotensi mengalami mutasi…

Duhai hati…
Biarkan aku tersiksa dengan rasa ini jika memang rasa ini yang akan menjagaku…
Jika memang rasa ini yang akan membuatku semakin peka terhadap mutasi yang mungkin terjadi…

Yogyakarta, 4 Muharram 1433 H 7.43 p.m.
Tuesday, November 29, 2011

Bagaimana Pendapat Anda?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s